Articles by "Profil"

Baki Sang Nerah Putih
Dhea Ageviana setelah usai melakukan tugasnya membawa baki Sang Merah Putih  || Muji Anggara
MURAH senyum. Tubuhnya semampai, cantik. Raut wajahnya tak mampu menyembunyikan kelegaan, kepuasan, sekaligus keharuan. Campur aduk.

Dhea Ageviana, telah menyelesaikan tugasnya membawa baki Sang merah putih di Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 71 di Alun-alun Blora, Rabu (17/8)

Paskibraka
Paskibra Kabupaten Blora                                                || Muji Anggara
Dhea Panggilan gadis cantik yang berasal dari ketangar karang jati, dalam tugasnya engaku sempat tegang ketika ia terilih yang membawa baki Sang Merah Putih.

Pelajar 16 tahun dari SMAN 2 Blora itu cerita, serta mata berkaca-kaca ketika Jepretan Paparazi menemui dan mewawancarainya, “Saya senang dan bangga bisa menjadi paskibraka kabupaten seperti ini” Ungkapnya smbil senyum

Gadis kelahiran 14 Agustus ini merasa deg-degan ketika berhadapan dengan Bupati Blora saat memberikan Sang Merah Putih kepadanya. Saya deg-degan ketika pak bupati memberikan bendera pusaka itu kepada saya, dan sekaligus saya gugup” lanjutnya.

Paskibra
Dhea saat melakukan tugasnya menjadi paskibra || IST
Dalam penjelasannya Ia juga menyampaikan harapan kedepannya. “Harapan saya, tentunya Paskibraka ke depanya semakin maju. Dan saya berharap kesempatan ke depan bisa menjadi Paskibraka tingkat Provinsi bahkan bisa nasional,” tuturnya

Ditanya soal cita-citanya, rupanya dia kelak ingin menjadi seorang Polwan. (Moe)

Sang Merah Putih
Pengibaran Sang Merah Putih                                                                                                               || Muji Anggara

Lasti dengan sepedanya sebagai kendaraan sehari-harinya.
Lasti (56), tukang sapu jalan di sepanjang Jalan dan Alun-alun Blora. Selasa (26/7/2016) pagi, tampak jauh lebih semangat dari hari sebelumnya.
Ibu 2  anak itu, kelihatan lebih ceria dibanding beberapa hari belakangan. Dari rumahnya di Temboro, Sumber Agung, Banjarejo, Blora, ia menuju tempatnya bekerja sebagai tukang sapu didaerah Alun-alun Kabupaten Blora, dengan mengayuh sepeda buntutnya. 
Dikarenakan jarak Rumah dengan tempat kerja lumayan jauh Ibu yang dapat sebutan Mbok dari Bupati Blora H. Djoko Nugroho, berangkat dari rumah pukul 04.00 WIB. Dengan santai Lasti mengayuh sepedanya menuju tempat dimana dia ditugaskan. 
Dengan sigap diambilnya sapu lidi bertongkat panjang, dari tempat persembunyian alat-alatnya, dimana ia selalu menyimpan alat kerjanya itu.
Senyumnya mengembang ketika debu jalanan mengusap wajahnya. Tangannya cekatan menyekat sampah dan mengumpulkannya. Semangat kerja Lasti tampak berlipat, walau terik mentari pagi menjilati tubuhnya.
Selasa (26/7/2016) tukang sapu dikabupaten blora dikumpulkan dialun-alun oleh bupati Blora. Timbul berbagai pertanyaan dalam diri lasti khususnya. Anggota pasukanOrange siap dengan barisan menghadap ke utara. 
Kokok sebutan akrap dari bupati Blora H. Djoko Nugroho terlihat keluar dari kediamannya dengan didampingi oleh wakilnya H. arief Romhan,S. Sos, M. Si dan tamu undangan.
Kokok meminta staf mengeluarkan piala Adipura Buana yang masih tersimpan. Setelah dipegangnya, Lasti sebagai perwakilan dari tukang sapu maju menuju ke tempat bupati untuk menerima piala Adipura buana yang sudah didapatkan kabupaten Blora.
Tiba-tiba tak terbendung air mata Lasti saat menerima Piala Adipura yang diserahkan oleh kokok. Masih dalam isakan tangisnya lasti berusaha tegar disamping seorang Bupati. 
"Saya senang, akhirnya hasil bangun pagi saya dan teman-teman membuahkan hasil," kata Lasti lugas kepada Jepretan Paparazi, Selasa (26/7/2016) siang, sambil menahan isak tangis harunya.
Setelah ditanya harapannya kedepan, air mata Lasti semakin deras. “saya juga ingin seperti teman-teman saya mas, menjadi pegawai negeri” ungkap Lasti
“17 tahun saya mengabdi dari 98 masih jamannya Pak Harto sampai sekarang, dan dulu katanya nama saya juga sudah diikutkan K2, Tapi sampai sekarang, gak ada beritanya lagi. Tandasnya dalam isakan tangisnya. Lalu ia pamimat menghampiri sepedanya untuk tunggangan pulang. (Moe)

Pramugari menjadi cita-cita Jihan Nina Lestari
Oleh: Muji Anggara
Cover Tabloid
Ilustrasi Cover Tabloid BU

Setiap orang yang ingin sukses pasti memiliki cita-cita. Begitu juga dengan Jihan, panggilan akrab gadis cantik asal Blora tepatnya didaerah Bogorejo ini pun bercita-cita ingin menjadi seorang pramugari. Mungkin Jihan bermimpi ingin terbang melayang-layang di angkasa, bagaikan seekor burung yang tengah mengepakkan sayapnya. Cita-cita memang unik, terkadang berubah seiring dengan perjalanan sang waktu. Kini setelah tumbuh menjadi wanita dewasa, cita-cita Jihan pun tak ingin berubah, tetap ingin menjadi Pramugari. Alasannya cukup sederhana, karena untuk menjadi seorang pramugari dapat keliling kota besar bahkan dapat keliling dunia jikalau dapat rute internasional. diperlukan tantangan dan kreativitas yang tinggi, sejalan dengan motto hidupnya “ Diam bukan berarti tidak mampu, melainkan mempersiapkan senjata kesuksesan untuk masa depan. Karena bicara saja saja tidak akan pernah merih kesuksesan. Dan jadilah manfaat bagi orang lain”

Maskot SMU 1 Tunjungan
Jihan menjadi maskot stan SMU N 1 Tunjungan            ||      Muji Anggara / BU
Meskipun masih menjadi seorang pelajar, tetapi gadis berbintang Taurus kelahiran Blora, Mei 1999 ini sudah meninjak kelas XI di SMU 1 Tunjungan. Oleh sebab itu, Jihan tidak ragu ketika ada orang yang bertanya dimana sekolahnya, dia akan menjawab dengan tegas bahwa dia siswa SMU 1 Tunjungan. Sejak awal, gadis bernama asli Jihan Nina Lestari ini memulai menginjak jenjang smu disekolahnya.
foto jihan tampak samping
Jihan Nina Lestari Tampak Samping                                || Muji Anggara / BU

Dia mengaku Suka foto –foto, dan tertarik menekuni dunia modeling. Bermula karena ketika difoto, dirinya sering tampil narsis. Hobi berfotoria ini akhirnya ingin dilanjutkan menjadi seorang model berkat jika ada tawaran dia juga siap.

Dalam penjelasannya ketika ketemu Blora Updates di acara adiwiyata pemkab yang digelasr di smp 3 Blora tepatnya dikamolan kmarin (3/6). “Saya ingin menggali dan mengembangkan bakat saya dalam dunia entertain / model, jika ada yang nawarin hehehehehe,” ujarnya sambil ketawa.  


Senyum Manis Jihan
Jihan Nina Lestari       || Muji Anggara / BU
Dengan senyum manisnya

Pengalaman dan aktivitas

Selain banyak tantangannya, putri Pertama pasangan Kirnan dan Sutini ini merasakan sebagai seorang pelajar yang suka foto-foto itu ternyata banyak sekali manfaatnya, diantaranya memiliki banyak teman. Selain itu dirinya bisa berinteraksi dengan banyak orang dan bisa mengisi waktu senggangnya dengan kegiatan yang positif. Dampak lainnya adalah dirinya kini semakin dikenal oleh masyarakat sekolah.

Sekilas Rekam Jejak

Melihat latar belakang pendidikannya, Jihan melakukan Pendidikan Sekolah Dasar (SD) diselesaikannya pada 2011 di SD 1 Prantaan, Bogorejo Blora dan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) diselesaikannya pada 2014 di SMP N 1 Bogorejo, sedangkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) saat ini masih duduk dibangku kelas XI.

Dalam pendidikannya Jihan juga dapat dibanggakan oleh orang tuanya, ketika kelas XI semester gasal ajaran 2015/2016 mendapatkan rangking 1 paralel tingkat kelas XI Program Study IPS. Jihan juga pernah mengikuti lomba Olimpiade geografi tetapi tidak dapat mendapatkan juara.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget